Keadaan Zaman Kita Hari Ini

Agamaterialisme
.......

Manusia mengalami kelelahan untuk mengurai pengetahuan dan memilah gigir-gigir ilmu. Rentang jarak yang bisa sangat panjang antara keadaan miskin dan azab, ditekuk, dilipat-lipat, digumpalkan menjadi satu titik. Peradaban panjang materialisme membawa umat manusia menyisakan satu pengertian makna: kemiskinan adalah azab.

Sehingga, mereka bersedia dijajah asal tidak miskin. Bahkan, harta milik sebuah bangsa dirampok tidak masalah, asalkan penduduk negara bangsa itu disisakan sedikit untuk  penghidupan keluarganya. Kemiskinan itu hina sehingga lebih baik ikut Iblis asalkan kaya, daripada setia kepada Tuhan tetapi disuruh bersabar dalam kemiskinan.
........
Munculah pertanyaan, dimana kita mengantongi iman kita disaat seperti ini? dimana kita menyimpan keagungan nilai-nilai Agama? jangan-jangan iya adanya, beragama kita sebatas di benda-benda legal kenegaraan. Kita lupa beragama dalam bermanusia dan sebagai hamba yang sebenar-benarnya.

Sumber gambar: Planetulis.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

Tak Mudah Menjadi Dewasa

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?