Posts

Showing posts from February, 2019

Senyuman Alam

Image
Hujan Padi Oleh: Ahmad Ruslan Doaku pagi ini Padamu Tuhan Ku berharap besok tak turunkan hujan Air, Sesekali turunkan hujan padi Akan ku cium wewangiannya Ku puja kehadirannya Karena kuyakin Seluruh manusia bisa makan Semoga bisa membantai lapar Setelahnya, Namun doaku tak mungkin manjur Ibadah dan akhlak ku ancur Biar ku minta para habib dan kyai Memintakannya pada pengabul doa Jika terkabul, Pasti kucium bulak-balik tangannya Kupeluk, Jika mereka berkenan Karena pintaku cuma itu Ingin saudara-saudaraku bisa makan Pagi, siang, dan malam Tidak habis waktunya Untuk bertanya, nanti bisa makan tidak? Biarkan mereka khusyuk beribadah Berteman dan berbagi senyuman Sebagai hamba, sebagai manusia Yang selama ini, Mengisi hari-hari dengan deretan dosa Begitu pun dengan diriku Si Pecundang malang Karenanya, Ku ingin melukis hari dengan cinta Agar pelangi tak bekerja sendirian Agar kegundahan hilang tanpa alasan Biarkan daun-daun menari di angin Denga...

Penjara Kata

Image
PESANTRENKU Oleh: Ahmad Ruslan Di negeriku, Tak ada tempat yang tepat Untuk Si bebal sepertiku Di negeriku juga, Tak ada ruang omong sembarang Harus tertata rapi, Bak barisan korek api Mau tak mau aku harus terima Karena ini bagian dari cinta Entah terhadap negeri, Atau semata cintaku pada ego . . Inilah langgarku Tempatku berbagi dalil Inilah panggungku Tempatku bernyanyi Inilah ruang renunganku Tempatku berpuisi Inilah ruang rindu Tempat maksimalku menggerutu Tempatku mencaci waktu Tempatku mencemooh diri . . Bukan hanya aku Disinilah tempat para sahabat Mengaji, berdoa, dan belajar mati Seperti mereka, Yang terlihat bertaqwa setelahnya Jelas terang, Tak jarang yang meminta Kembali ke tempat ini Kau tahu, Inilah pesantrenku Air hujan Garut, 10 Februari 2019

Air Tuhan

Image
Sumber: Lilin buatan sore tadi AIR TUHAN Oleh: Ahmad Ruslan Banyak orang bilang Namun, aku tak percaya Jika ini tangisan Dia Ku percaya ini air Tuhan Turun, terjun tak tertahan Menghantam bengis Genting gubukku Yang tak bertanah liat Tak bertahan kuat . Seketika tak bermakna Fungsi telinga Mati sudah hadir mata Sementara, Aku tuli dan buta Ku termenung Kagumku tersandung Oleh air Tuhan Yang kali ini tak kurindukan Tanah Basah Garut, 08 Februari 2019

Ketika Sains Sudah tidak Penting Lagi

Image
SAINS Oleh: Ahmad Ruslan Aku kelaparan, juga kehausan Tak ada yang bisa dimakan, juga diminum Tak ada lagi Terpaksa ku minum racun Agar dahagaku terobati Walaupun setelahnya mungkin mati Iya ku pilih itu, Karena aku kelaparan dan kehausan Ilmu.. Itu ku pilih, daripada mati tanpa ilmu Kedepan, Sepuluh atau seratus milyar tahun ke depan Kemajuan zaman menjadi keniscayaan Hidup dipenuhi kemudahan Atau sebaliknya, hilangnya tugas-tugas kemanusiaan Kita harus bergegas juga bergerak, Secepatnya.. Kadang aku berpikir Apa untungnya hidup cerdas? Apa baiknya kita serba tahu? Apa pentingnya ke bulan, pindah ke Mars? Apa iya dunia tak sanggup menopang Manusia, atau bumi sudah rusak dan tak layak Apa ini hanya perkara gengsi Negara balapan, para raksasa Juga negara kurcaci, berkembang Gaya - gayaan ke bulan Ke ujung angkasa, untuk ke "Akuan" Kehebatan kelompoknya, negaranya Dan seterusnya Tentang kemajuan Bag...