Posts

Showing posts from July, 2019

Jangan - Jangan Kita?

Image
  Sumber gambar: Zerochan JANGAN - JANGAN Oleh: Ahmad Ruslan Jangan-jangan tidak ada kejahatan,  Kitanya saja yang merasa paling baik.  Jangan-jangan tidak ada yang salah, Kitanya saja yang merasa paling benar.  Misi perdamaian yang dikumandangkan, Kerap kita pilih melalui jalan melukai,  Menyakiti, dan justru tidak mendamaikan. Kesalahpahaman juga muncul  Menjadi aktor yang memperumit.  Saling menyalahkan juga mengalahkan  Menjadi alternatif terakhir.  Kita memang masih amatiran menjadi manusia.  Jangan-jangan. @korbanpemerintah See You July 😊 Legok-Kotok, 31 Juli 2019

Kita Hanya Manusia, Tidak Lebih

Image
Sumber gambar: A.510 Pagi tadi.  PENDOSA Oleh: Ahmad Ruslan Turunkan dagu Rendahkan diri Lembutkan hati Haluskan ucap Redupkan dengki Kita pendosa Jangan berlebihan Kita hanya hamba Jangan keterlaluan Kita hanya manusia Tidak lebih. @korbanpemerintah Ruang UAS, 29 Juli 2019

Demokrasi Tidak Begitu

Image
Sumber Gambar: Ceramah di Utan Kayu Teater DISSENSUS Oleh: Ahmad Ruslan Ada yg bilang Demokrasi adalah kesepakatan Konsensus Tapi Jacques Ranciere berbeda Katanya justru demokrasi adalah Dissensus Demokrasi adalah perselisihan Demokrasi dalam pemahaman individual Proses dissensus yang terus menerus Itulah demokrasi Juga bukan hanya itu Siapapun yang bertentangan dengan itu Keberadaannya mereka Itulah demokrasi Ini bukan kesalahan Tapi ini adalah kekeliruan Di Indonesia ini bukanlah demokrasi Bukan juga politik Yang ada hanya oligarki Dissensus terjadi diantara orang orang Yang setara Yang berbeda Namun perselisihan ini Tanpa kekerasan Kita berangkat dari kesetaraan Pemilu bukan perwujudan demokrasi Karena hanya dimaknai dengan menang kalah Itu bukan demokrasi Bukan dengan kekerasan Apalagi menjual identitas Kesetaraan itu tidak ada guru dan murid Kita semua ini adalah setara Karena yang terjadi bukan masalah Banyaknya ilmu Hanya jumlah pengal...

Ketidak-bergunaan Akal Manusia

Image
Sumber Gambar: Kamar Lelaki Itulah kenapa Jin menertawakan ketidak-bergunaan akal manusia saat berdialog dengan Markesot. Karena akal yang sakit akan membela mati-matian "kesalahan" dengan kuatnya rasionalisasi. Jin lupa, ada juga akal yang sehat, yang adil, dan bersahabat baik dengan kebenaran (Markesot tersenyum).  Markesot juga lupa, akal yang sehat sekarang jarang, bahkan langka (Jin tertawa). @korbanpemerintah Kamar Busuk, 21 Juli 2019

Tak Ada Lagi Puisi

Image
Sumber Gambar: Pengurus Santri Pesma Buya Hamka 2018/2019 Untuk sekarang tak ada lagi puisi untuk mereka. Tak ada pula nyanyian penyemangat. Mereka sudah dewasa. Mereka hadir menjadi puisi bagi orang banyak. Mereka sudah jadi inspirasi. Langkahnya merdu, wangi, dan penuh manfaat. Dimana pun dan kapanpun. Ya, aku percaya dan aku bangga. @korbanpemerintah Pesma Buya HAMKA, 21 Juli 2019

Tak Mudah Menjadi Dewasa

Image
Sumber Gambar: PPB ( Pura-Pura Bahagia) DEWASA Oleh: Ahmad Ruslan Selamat malam, Pagi. Aku tahu Tanpa akupun esok akan tetap ada hari Aku tahu Tanpa akupun bunga-bunga akan tetap mekar Aku tahu Tanpa akupun Musim semi akan tetap datang Aku tahu Tanpa akupun kehidupan akan terus berlangsung Ada yang bilang, Hidup itu hanya kilat Dari serangkaian panjangnya badai Ada yang bilang, Hidup itu hanya iklan Dari serangkaian panjangnya skenario kehidupan Ada yang bilang, Hidup di dunia hanya sementara Tak lebih dari itu Hanya tempat singgah Singkat,  Sesaat. Ibu, Sekarang aku sadar Menjadi dewasa itu tak mudah Ayah, Benar apa katamu Menjadi dewasa itu susah aku harus hidup tanpa menjadi aku Lagi, Banyak senyum yang harus kubatasi Banyak tangis yang harus ku sembunyikan Demi menjaga wibawa ku Seorang dewasa Tapi Ibu, Aku tak sekuat ayah Tapi Ayah, Aku masih saja anak kecilmu yang dulu Yang ...

Tersandung

Image
Sumber gambar: Tempat bermunajat TERSANDUNG Oleh: Ahmad Ruslan Mohon maaf, Pagi tadi aku lihat Ada bunga. Yang lebih cantik darimu Daunnya lebih sendu Warnanya lebih menawan Darimu. . Mohon maaf Sore tadi aku lihat Ada lembayung senja. Yang lebih manis darimu Garis cahayanya yang lentik Bibir sinarnya yang indah Membuatku gundah Setiap hari selalu ada yang lebih Darimu. . Tapi mohon maaf, Hatiku sudah tersandung Olehmu Tak ada yang bisa bangunkan Dan tak boleh dibangunkan Aku ingin tetap tersandung olehmu Dan satu lagi Senyumanmu yang terbaik 😊 @korbanpemerintah Rumah Besuk, 11 Juli 2019

Tuhan dan Kejujuran

Image
JUJUR Oleh: Ahmad Ruslan Rasa takut adalah bukti bahwa kita mengakui adanya Tuhan. Kerena "takut" adalah pengakuan yang tak terbantahkan bahwa ada yang Maha Penentu diatas segala ikhtiar. Tapi pengakuan adanya Tuhan itu akan batal dengan sekejap, ketika kita tak berani Jujur. Karena "kebohongan" adalah pengikisan terhadap ke-Mahaan Tuhan. Rasa takutmu yang itu sama dengan menentang Tuhan, sang pemilik semua Maha. Apakah ketika kita berbohong sama artinya kita sedang tidak bertuhan? @korbanpemerintah

Post-Truth

Image
Sumber Gambar: Setyo Wibowo, Utan kayu Teater Post-Truth Oleh: Ahmad Ruslan Setiap kebohongan itu punya pendengar nya Kabar bohong yang terus di ulang-ulang Akan menjadi kebenaran, baginya Kebenaran bersifat dialogis Akan terus berubah seiring waktu Sehingga pikiran itu masuk kedalam Bohong berjamaah Kecocokan pikiran dan kenyataan Itulah kebenaran korespondensi Pasca kebenaran Pasca fakta Fakta alternatif Itulah klaim kebenaran Fakta ditekuk sesuai opini pribadinya Kebenaran tidak dianggap relevan Lantas, apakah masih ada kebohongan? Kita berada di jalan buntu Jika ada yang keliru Dengan mudahnya kita minta maaf Kita masuk dalam kekeliruan dengan sengaja Karena kita keliru dengan sengaja Sungguh-sungguh berbohong Berbohong tidak perlu fakta Akar psikologis Post-Truth Manusia mudah jatuh pada kognitif bias Manusia tidak serasional yang kita anggap Kognitif dissonance ( ngeles) Source Amnesia Lupa sumber Penggabungan argumen sebagai penguat Sarim...

Aku Tak Ingin, Banyak Ingin

Image
Sumber gambar: SMA Taruna Insani Labschool of UHAMKA TAK INGIN Oleh: Ahmad Ruslan Tak apalah aku tak pintar Tak banyak baca Tak banyak tahu Asal aku tak bisa ditipu Daripada aku tahu banyak Tapi membuat hidup orang sesak Tidur mereka tak nyenyak Akibat ulahku, Yang jahat karena tahu Yang penting ibadahku khusyuk Hari-hariku damai bersama-Mu Tak apalah aku tak menulis Tak dikenal Tak dikenang, tentangku lekang Biarlah, namaku hidup tak lama Aku hanya ingin ikhlas jalani hidup Tak banyak mimpi pun, asal ada manfaat Tak kekal, yang penting membekas Aku ingin hidup dengan sederhana Apa adanya Tanpa harus menjadi siapa Aku tak ingin, banyak ingin Aku ingin biasa. @korbanpemerintah Karawang, 04 Juli 2019