Post-Truth

Sumber Gambar: Setyo Wibowo, Utan kayu Teater


Post-Truth
Oleh: Ahmad Ruslan


Setiap kebohongan itu punya pendengar nya
Kabar bohong yang terus di ulang-ulang
Akan menjadi kebenaran, baginya
Kebenaran bersifat dialogis
Akan terus berubah seiring waktu
Sehingga pikiran itu masuk kedalam
Bohong berjamaah
Kecocokan pikiran dan kenyataan
Itulah kebenaran korespondensi
Pasca kebenaran
Pasca fakta
Fakta alternatif
Itulah klaim kebenaran
Fakta ditekuk sesuai opini pribadinya
Kebenaran tidak dianggap relevan
Lantas, apakah masih ada kebohongan?
Kita berada di jalan buntu
Jika ada yang keliru
Dengan mudahnya kita minta maaf
Kita masuk dalam kekeliruan dengan sengaja
Karena kita keliru dengan sengaja
Sungguh-sungguh berbohong
Berbohong tidak perlu fakta
Akar psikologis Post-Truth
Manusia mudah jatuh pada kognitif bias
Manusia tidak serasional yang kita anggap
Kognitif dissonance ( ngeles)
Source Amnesia
Lupa sumber
Penggabungan argumen sebagai penguat
Sarimi, rokok, rinso
pesan itu masuk terus
Diulang-ulang
Padahal tahu itu tidak sehat

Backfire effect
Semakin Anda berusaha menjelaskan kebenaran
Semakin dia yakin kita sedang berbohong
Ngeyel
Anda sedang menembak diri anda
Sendiri
Dunning-kruger effect
Pengetahuan yang rendah
Sehingga tidak mampu mengenal ketidaktahuannya
Corfirmation bias
Ini kesimpulannya, data apa yang bisa kita buat
Menciptakan data
Data alternatif
Kebenaran adalah kenyamanan yang kita pegang
Kenyamanan yang membuat benar
Yang penting nyaman
Biarkan netizen yang menilai
Akar filosofis
Sikap skeptis pada kebenaran
Kebenaran disampaikan melalui bahasa
Padahal,
Dibalik wacana bahasa hanyalah pertarungan
Kepentingan
Realitas fisik
Hanyalah konstruk sosial dan bahasa
Liberalisme post-modern
Membunuh budaya intelektual
Pembohong mengklaim benar
Susah
Jadi begitulah post-modernisme
Adalah GodFathernya post-truth

@korbanpemerintah

Utan Kayu Teater, 05 Juli 2019

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

Tak Mudah Menjadi Dewasa

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?