Apa itu Titik Ba?
TITIK BA.
Oleh:
Ahmad Ruslan
Sumber Gambar: suppliermu.com
Titik itu apa?
Titik itu
bukan tanda hitam
Atau tanda
kecil bulat
Atau apapun
yang kita sebut titik
Itu bukan
titik, itu hanya simbol
Titik itu
tidak memiliki luas
Tidak memiliki
warna
Itu titik
Lalu apa titik
Ba?
Titik Ba itu
Utuh tak
terbagi
Sejatinya
tidak ada
Titik itu
sesuatu yang tidak ada
Titik itu
rumit
Titik itu ...
Ada yang di
dalam
Ada yang dari luar
Realitas,
Titik itu ada
dalam pikiran
Titik itu Bismillah
Titik Ba dari Basmallah
Sesuatu tanpa Basmallah akan hilang
Segala sesuatu
libatkan lah Allah
Agar kita ada
Karena kita
itu Nol
Sedangkan
Tuhan itu Tak Hingga
Memaksakan
tahu ilmu Allah
Tak akan
tercapai
Berpikirlah
tentang ciptaan-Nya
Bukan dzat-Nya
Tentang
Karunia-Nya
Bukan
Wujud-Nya
Berbicara
ayat-ayat Nya
Titik Ba itu
apa?
Kemudian, ..
Manusia itu
apa?
Siapa yang
tahu dirinya
Akan tahu
Tuhannya
Karena diri
Adalah bukti
ada-Nya
Adalah wujud
kebesaran-Nya
Ketika Allah
memberi perintah pertama
Kepada Manusia
Kepada Adam
Kenalilah
nama-nama
Dan Adam pun
mampu
Kemuadian
Muhammad hadir
Di lorong
waktu yang sangat panjang
Muhammad
mendapat perintah "baca"
Membaca apa?
Apa saja yang di baca?
Bacalah apa
saja..
Membaca adalah
mengumpulkan makna
Membaca
simbol-simbol
Juga ayat-ayat
Tuhan
Itu simbol
utama
Berbeda dengan
Tulisan manusia
Itu simbol
tambahan
Simbol utama
itu kebesaran Allah
"Afaaq" namanya..
Ada dunia
sebagai wadah manusia
Adapula bagian
nya yaitu "diri manusia"
Lalu Al-Qur'an
Ketiganya
adalah pancaran
Ledakkan dari
titik Ba.
Kita, manusia
sebagai simbol kebesaran
Jangan kagumi
itu,
Si pemilik
simbol
Ada jeda,
Kita diminta
membaca
Namun,
Yang bahaya
itu membaca
Jika salah
Cara dan
memaknai bacaan
Dalam manusia
yang bersimbol
Ada objek, ada
subjek, dan Supra subjek
Dan semuanya
dari satu titik
Kita manusia
dzolim
Karena tidak
memanusiakan manusia
Misalkan;
pertanyaan apa warna langit?
Biru, putih,
ada juga warna yang lain
Bagaimana
kalau malam?
Bagaimana
dengan yang buta
Atau buta
warna
Artinya
pendidikan kita memaksakan dari luar
Tirani
mayoritas
Tidak
memanusiakan
Bagaimana
dengan bentuk air?
Cair? Padat?
Atau gas?
Iya masih,
kita tidak memanusiakan
Yang kita
bahas adalah ilusi
Bukan realitas
Lagi-lagi
tirani mayoritas
Jangan bilang
yang buta warna salah
Semua memiliki
perspektif
Tidak adil
jika kita menangkan yang mayor
Mengucilkan
yang minor
Fisika itu
tentang ilusi
Banyak yang
berbenturan
Karena masalah
pemaknaan
Lantas tujuan
manusia apa?
Sebagai Abdullah dan Kholifah
Yang utama
sebagai hamba Allah
Kita tidak ada
tanpa Allah
Kita tak ada
arti
Dzikir,
pujian, itu menunjukkan
Yang berhak di
puji itu Allah
Sebagai Hamba,
kita itu Nol
Kita tidak
ada..
Namun sebagai Kholifah
Kita itu satu,
kita punya tugas
Kita punya
tanggung jawab penuh
"Fil
Ardhi" di muka bumi
Aktivitas
manusia itu ada dua
Dzikir dan
pikir
Dzikir milik
hamba
Sedangkan
berpikir tugas Kholifah
Kita itu Ulul Al-Bab
Artinya
memiliki tugas Dzikir dan Berpikir
Itu yang ideal
Jadi apapun
yang kita lakukan
Ujung nya
harus untuk Allah
Karena kita
berasal dari Allah
Dari Nol
Dari tiada
Kematian
menjadi bukti
Kematian itu
personal
Namun sangat
universal
Itulah titik
Ba
Namun
mendefinisikan itu belumlah titik.
Peserta Kursus HAM
eps. 8, @pusdikham_uhamka
12 Desember
2018, bersama Kyai Ahmad Thoha Faz
@korbanpemerintah


Comments
Post a Comment