Tak Mudah Menjadi Dewasa

Sumber Gambar: PPB (Pura-Pura Bahagia)



DEWASA
Oleh: Ahmad Ruslan

Selamat malam, Pagi.
Aku tahu
Tanpa akupun esok akan tetap ada hari
Aku tahu
Tanpa akupun bunga-bunga akan tetap mekar
Aku tahu
Tanpa akupun
Musim semi akan tetap datang
Aku tahu
Tanpa akupun kehidupan akan terus berlangsung

Ada yang bilang,
Hidup itu hanya kilat
Dari serangkaian panjangnya badai
Ada yang bilang,
Hidup itu hanya iklan
Dari serangkaian panjangnya skenario kehidupan
Ada yang bilang,
Hidup di dunia hanya sementara
Tak lebih dari itu
Hanya tempat singgah
Singkat, 
Sesaat.

Ibu,
Sekarang aku sadar
Menjadi dewasa itu tak mudah
Ayah,
Benar apa katamu
Menjadi dewasa itu susah
aku harus hidup tanpa menjadi aku
Lagi,
Banyak senyum yang harus kubatasi
Banyak tangis yang harus ku sembunyikan
Demi menjaga wibawa ku
Seorang dewasa
Tapi Ibu,
Aku tak sekuat ayah
Tapi Ayah,
Aku masih saja anak kecilmu yang dulu
Yang lemah, 
yang payah.

Ayah Ibu,
Bolehkah aku menjadi biasa?
Bolehkah aku tetap apa adanya
Menjadi anak kecilmu yang cengeng
Yang bebas,
Tertawa-menangis kapan saja
Yang boleh, 
Merengek dan menyerah saat ada masalah
Ibu bilang,
"Nak menangislah tanpa takut,
Dewasamu hilang"
Ayah bilang,
"Nak tersenyumlah,
Dalam keadaan tersulitmu"
Kamu akan tetap menjadi kamu,
Seutuhnya."

@korbanpemerintah
Karawang, 20 Juli 2019

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?