Pelita Peradaban
Aku, Si Pemimpi receh dari kampung Mimpi manis, cenderung utopis Katamu tak ada yang tak mungkin Setinggi apapun pasti mungkin Karenamu, Jahilku akhirnya menepi Gelapku dihantam cahaya Dunia terbeber luas Tak terbatas. Akupun semakin terbuka Semakin ramah akan perbedaan Semakin harmonis pada kerumitan Pada bangsa, aku didekatkan Pada ilmu, aku dikawan baikkan Sampai akhirnya aku jatuh cinta Misimu wujudkan mimpi-mimpi Ku lihat, Memang benar hadirmu Adalah harapan Memang benar baktimu Adalah tugas peradaban Ku mohon, Jangan mudah lelah Jangan mau kalah Karena lelah dan kalahmu Adalah berakhirnya waktu Guru.. Panjang Umur Guru . Gubukku-Karawang, 25 Nov 2018. @korbanpemerintah