Renungan Desember

Optimis KU Pesimis

Tajamku menumpul
Pedasku perlahan memanis
Nalarku tak sadarkan diri
Apakah aku sudah tak idealis?
Apakah semangat juang ku kian menipis?
Bukan apa-apa
Aku tak mau terjebak
Aku tak mau tenggelam
Dalam ketidakgunaan hidup
.
Melihat negeriku..
Si kyai jadi tak wibawa
Para Intelek obral murah cerdasnya
Bergelombang
Berkumpul
Dalam ketidak-akuran
Keterlaluan
Memalukan
Terlucuti sudah
.
Jika negeriku ini kamu
Akan ku ajak kau minum nanti malam
Dengan senyum ku masukkan racun di gelasmu
Jika negeriku  ini aku
Kupastikan aku bunuh diri
Secepatnya..


Ruang Renungan, 07 Desember 2018

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

Tak Mudah Menjadi Dewasa

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?