Bagaimana Menjadi Orang?

Ocehan Filsuf Gerbong
.

 .
Komunitas Filsuf itu merasa kasihan
Kebanyakan orang yang hidupnya sangat ringkih
Penuh ketergantungan
Hampir semua orang harus makan makanan sehat
Agar tidak sakit
Sedangkan para filsuf itu hampir tidak pernah sakit
Meskipun memakan makanan yang dibuang orang
Ke tong sampah, tidak segar, basi, dan sangat tidak enak rasanya
.
Para filsuf masih heran
Kenapa orang baru bisa makan kalau makanannya enak dan segar
Kenapa penduduk bumi baru memakai pakaian
Kalau pakaiannya bagus, bersih, halus, dan necis
Kenapa makhluk dunia ini baru tenang hatinya
Kalau sudah punya rumah sendiri, ranjang dan kamar mandi sendiri
Kalau masih menyewa,
Mereka merasa belum sukses hidupnya
Bahkan, merasa belum “jadi orang”.
.
Komunitas filsuf itu tidak bisa memahami
Kenapa untuk menjadi orang,
Makhluk-makhluk Tuhan mensyaratkan
Bahan-bahannya adalah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap,
Bahkan kekayaan yang bermegahan
Padahal,
Semua itu tidak terlalu ada kaitannya dengan orang

Bahkan, kabarnya dalam rangka memperjuangkan diri
Menjadi orang,
Para penghuni bumi ini merasa penting
Untuk menyakiti orang, membohongi orang, menganiaya orang
Menindas orang, mencuri milik orang, menyingkirkan orang
Sampai-sampai juga rela menyelenggarakan peperangan
Diantara sesama orang,
Membunuh berjuta-juta orang, dan
Semua itu tujuannya adalah agar menjadi orang
Sialan kau “orang”.
.
.
.
Ahmad Ruslan

Di bolong Gerbong karatan, 09/07/2018

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

Tak Mudah Menjadi Dewasa

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?