Doa untuk Ayah

  
AYAH


Dia adalah mentari,
Ditengah redupnya hari,
Dia adalah rembulan,
Ditengah pekatnya kegelapan,
Dia tak ada duanya,
Juga tak ada lainnya di dunia,
Kini dia ada disana,
Ditempat yang hanya mampu tersentuh doa
Tapi dia belum tiada,
Tetap dan menetap dalam dada,

Ayah,
Dalam mimpi nanti,
Ku ingin kita bersua,
Bercanda, dan berbagi cerita,
Ayah,
Bisakah kau lihat anakmu ini?
Kini aku mulai belajar mandiri
Mengarungi hidup dan harap sendiri
Seperti yang kau ajarkan dulu,
Aku mesti kuat dan hebat
Walaupun kadang semangat ini berkarat,
Tapi pesanmu, akan selalu kuingat
Dariku, salam rindu untukmu
Ayah.


Ar.

Untuk Sahabat, 19 Maret 2020

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

Tak Mudah Menjadi Dewasa

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?