Posts

Hujan dan Rindu

Image
Sumber Gambar: Kompasiana.com Hujan dan rindu Mereka kembar tak seibu Mereka hadir tak ukur waktu Mereka tiba disaat yang keliru Hujan dan rindu Memujamu saat dalam aku Mendoamu dalam malamku Pikiranku terjebak, terjerembab  Raungan tetesan basah Dekapan dingin meresah Susah. Hujan dan rindu Sialan,  Aku kuyup dalam kamarku Untung pipiku bertahan kering Garing,  Walaupun tak sering...(A.R) Jendela Lembab, 27 Oktober 2018 @korbanpemerintah

Sebab

Image
SEBAB Kadang kita kerumitan dengan akibat Tanpa menengok sebab Sebab, Tidak ada satupun sebab Di luar sebab itu sendiri Sebab selalu di luar musabab Sebab, Tidak mungkin ada rangkaian sebab Tanpa akhir  sebab Sebab, Ini disebabkan oleh sebab itu Sebab itu disebabkan oleh sebab-sebab yang lain Sebab terus Sebab, Tidak ada titik akhir Jadi,  masih kita mau menyalahkan? Sebab. @korbanpemerintah

Mengukur Ulur

Image
KABUR Puisiku mandul Romantisku tumpul Nalarku lama tak tersalur Prosesku pun mundur Apa kamu tahu aku? Tidak, aku yang lebih tahu Apakah kamu pahami aku? Tidak, ku yakin tidak. @korbanpemerintah

Keringnya Makna Hujan

Image
Hujan Saat hujan, angin itu isyarat dan gemuruh adalah petanda. Basah tanah bukanlah tanda berakhirnya harapan. Dalam badai ampunan menyamar. Bisa saja dingin ini keromantisan, bukan semata-mata penyesalan. Bukan pula hadirnya cahaya adalah tanda senyumnya Tuhan. Kadang pula, cahaya mengenalkan luka. Akupun terjebak dalam renungan yang tak berkesudahan. Mencoba tersenyum dalam basah. Kecoak buluk. Kolong Kasur, 02 September 2018.

Surat untuk Para Pemilik Hulu

Image
TOLONG HENTIKAN . Apa yang kau lakukan di hulu Berdampak pada kita di hilir Apa yang kau pertahankan di sana Seringkali berdampak kemana-mana Membuat kita kecewa Tolong hentikan.. Egoisme buta Tolong lunakkan Si Keras kepala . Apa yang kau pegang Milik kita juga Apa yang kau emban Sepenuhnya kita taruh harapan Jangan merasa jadi jagoan Nyatanya malah memalukan Kanda, Abang..atau siapapun Tolong hentikan Kita sudah lelah dipermalukan Kita sudah capek Tuan Jadi bahan tertawaan . Kakak, Senior..apapun itu Tolong urungkan egomu Tolong lunakkan nafsumu Nama baik ikatan ada padamu Berhenti bersikap bodoh Berhenti bertindak ceroboh Sebelum rumah kita roboh Berhetilah, tolong berhenti Banyak sekali yang tersakiti karena ini . Yang kau bilang perjuangan Tak lain hanyalah keangkuhan Yang kau bilang perbaikan Tak bukan awal kerusakan Rusak Ikatan kita rusak.. Hancur sudah hancur.. Kanda senior yang Terhormat In...

Semoga yang Kaya Semakin Kaya

Image
“Ya Allah, jadikanlah orang-orang yang kaya menjadi semakin kaya agar kami semakin terjamin untuk mengais sisa-sisa makanan mereka. Ya Allah, lapanglah jalan bagi para koruptor untuk melaksanakan hajat korupsinya agar meningkat kesembronoan mereka terhadap harta bendanya. Sehingga semakin terbuka pula peluang bagi kami untuk mencopet, menjambret, menggangsir, atau syukur merampok rumah mereka. Ya Allah, mudahkanlah jalan kami untuk mengurangi dosa-dosa para koruptor dan para perakus harta dengan cara mengurangi kekayaan mereka meskipun hanya sedikit. Terimalah pengorbanan kami, catatlah pencurian kami sebagai dosa. Namun, juga terimalah dosa-dosa ini sebagai wujud pengorbanan kami untuk memperjuangkan proses penyeimbangan distribusi rahmat-Mu, keseimbangan sosial ekonomi masyarakat, serta cicilan rahmatan lil ‘alamin.” Do’a Si Kakek Filsuf, sore itu.. (Sumber: Iblis Tidak Butuh Pengikut)

Bagaimana Menjadi Orang?

Image
Ocehan Filsuf Gerbong .  . Komunitas Filsuf itu merasa kasihan Kebanyakan orang yang hidupnya sangat ringkih Penuh ketergantungan Hampir semua orang harus makan makanan sehat Agar tidak sakit Sedangkan para filsuf itu hampir tidak pernah sakit Meskipun memakan makanan yang dibuang orang Ke tong sampah, tidak segar, basi, dan sangat tidak enak rasanya . Para filsuf masih heran Kenapa orang baru bisa makan kalau makanannya enak dan segar Kenapa penduduk bumi baru memakai pakaian Kalau pakaiannya bagus, bersih, halus, dan necis Kenapa makhluk dunia ini baru tenang hatinya Kalau sudah punya rumah sendiri, ranjang dan kamar mandi sendiri Kalau masih menyewa, Mereka merasa belum sukses hidupnya Bahkan, merasa belum “jadi orang”. . Komunitas filsuf itu tidak bisa memahami Kenapa untuk menjadi orang, Makhluk-makhluk Tuhan mensyaratkan Bahan-bahannya adalah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, Bahkan kekayaan yang bermegahan Padahal, ...

Tanda Tanya yang Tak Bertitik

Image
..................................... “Ya, memang benar aku bukan siapa-siapa dan belum jadi apa-apa. Namun keresahan ini sudah bergaya macam raja terbijak di semesta. Ah, sudahlah ini yang paling maksimal yang bisa aku lakukan; mencaci ketidakmanusiaan hidup manusia. Habisnya, para pemimpinmu itu dan aku salah satunya mungkin seringnya  mengingkari makna khalifah fil ardhi, yang justru mengamini kekhawatiran malaikat tentang kemungkinan manusia menjadi sang perusak. Astagfirulllah . “ “Aku berlindung kepada-Mu, Ya Allah, dari segala ingatan tentang rumah negaraku, beserta para pembantu rumah tangga yang kami bayar sangat mahal untuk merusak rumah kami, menaruh beban sangat berat di hati kami, merancang pembangunan pecahnya kepala kami, menjual rumah kekayaan kami dan menggadaikan martabat kebangsaan kami.....” “Tidak terlalu menjadi masalah bagi hamba kenyataan bahwa umat manusia dan bangsa tidak memiliki pemimpin. Sudah hamba kuatkan hati yang menyaksikan tanaman-tan...

Apa Kabar Peradaban?

Image
Bimbingan Belajar Dajjal ............... Rata-rata semua peradaban umat manusia dihancurkan oleh Allah karena selingkuh dengan yang selain Allah. Sekarang Allah banyak hadir sebagai  As-Shobur Mahasabar, As-Syukur Maha Pensyukur. Allah tampak oleh manusia lebih mengedepankan Ar-Rahman Ar-Rahim, Maha Pengasih Maha Penyayang. Seratus delapan puluh derajat lebih berbeda cara menyapa makhluknya, khususon yang berbentuk manusia. Kalau memakai termenologi gender, sebelum Muhammad Saw. Allah lebih bersikap “maskulin”, sesudah itu sampai sekarang lebih “feminim”, santun, mengayomi, melindungi, mengampuni, bahkan orang-orang yang mengonstruksikan kelaliman internasional pun seakan-akan malah “digendong-gendong” oleh Allah. Sial betul itu ketika zamannya Fir’aun, raja Namrud, si Qorun, dan para kolega yang unggul dalam bidang kejahatannya. Taipan yang memperbudak politik nasional dininabobokan, dimanjakan. Pemimpin-pemimpin palsu, budak-budak pekatik-pekatik yang dipemimpin-pem...

Keadaan Zaman Kita Hari Ini

Image
Agamaterialisme ....... Manusia mengalami kelelahan untuk mengurai pengetahuan dan memilah gigir-gigir ilmu. Rentang jarak yang bisa sangat panjang antara keadaan miskin dan azab, ditekuk, dilipat-lipat, digumpalkan menjadi satu titik. Peradaban panjang materialisme membawa umat manusia menyisakan satu pengertian makna: kemiskinan adalah azab. Sehingga, mereka bersedia dijajah asal tidak miskin. Bahkan, harta milik sebuah bangsa dirampok tidak masalah, asalkan penduduk negara bangsa itu disisakan sedikit untuk  penghidupan keluarganya. Kemiskinan itu hina sehingga lebih baik ikut Iblis asalkan kaya, daripada setia kepada Tuhan tetapi disuruh bersabar dalam kemiskinan. ........ Munculah pertanyaan, dimana kita mengantongi iman kita disaat seperti ini? dimana kita menyimpan keagungan nilai-nilai Agama? jangan-jangan iya adanya, beragama kita sebatas di benda-benda legal kenegaraan. Kita lupa beragama dalam bermanusia dan sebagai hamba yang sebenar-benarnya. Sumbe...

Titik Pertaruhan

Image
                    HARAP                          . Diujung lelahku, aku merengek Mentalku semakin bengek Apa ini petanda waktuku menyerah? Belum.. Malam ini, sebentar lagi bersapa esok Doaku kepada-Nya, agak kaku dan malu-malu karena malam lalu imanku membeku Apa aku lemah? Iya,..tapi semoga belum kalah Tapi itu bukan satu-satunya harapan Namunku berharap kenyataan Jika ini bukan jalan, Menunggu karunia kucoba bertahan Semua kehendak Tuhan Tapi aku masih berharap Semoga.. 23.59 Wib Coretan , 22 Juni 2018

Tak Perlu Desember

Image
DO'A JUNI . Ibu… Kemarin kita bertemu, tapi.. Aku ingin tetap menyapamu, apa kabar? Semoga dalam keadaan berkah . Ibu… Aku sengaja merindu, khawatir.. Doaku tak tersampaikan Karena aku belum jadi anak sholeh Layaknya idaman kebanyakan orangtua . Ibu… Kadang kasih kasihmu, keterlaluan Tak memandang usia anakmu, memanjakan Sayangmu juga berlebihan Yang mustahil terbalaskan . Ibu... Ampuni, baktiku seadanya Rinduku seperlunya Menyakitimu kah itu? Ibu, sehat-sehat ya Panjang umur.. . . #TakPerluDesember . . Ahmad Ruslan Ruang Renungan, 19 Juni 2018

Catatan Menyambut Juni

Image
SATU JUNI . Saat dia dilahirkan, Aku lupa bahwa dia tak berkelamin Apa dia Tuhan? Bukan Tuhan tak ada yang menyalahkan Saat aku berpikir dia perempuan Aku juga lupa sudah setua ini, Dia belum juga lahiran Melahirkan kedamaian yang diimpikan Rehat sejenak, . Apa mungkin seperti cerita dulu Lahirmu tak banyak yang menunggu Bahkan, Tak sedikit yang mengganggu Apakah kelahiranmu dirindukan? Seperti Pahlawan berkuda Dari Si Dongeng Tua Sebentar, Padahal ketika pertama namamu berpodium Hingga hari ini sudah dewasa, Menuju tua, hadirmu dipersoalkan Diperdebatkan.. Merenung sesaat, . Butir-butir telur keluhuran Yang menjadi acuan menuju harap Tahukah kau? Banyak yang mencaci-maki Ada juga yang mempolitisasi Menerjemahkan dengan ukuran gaji Mengenalkanmu dengan upah elektabilitasi Suatu ketika ada yang menghinamu Namun, benang-benar sangkarmu berkata..  “Jadikan penghina itu orang kepercayaan” Sedermawan itukah kau? At...

Seberapa Siap Kita Berbeda?

Image
BELUM MANUSIA . Kemarin dari hari kemarin Kudengar teriakan bom Kudengar jeritan sekitar Kulihat asap hitam merasa bersalah Kulihat tangis tercampur amarah Mungkin, besok dan seterusnya Kejadian konyol ini kembali tiba Ayolah mari buka mata Jangan terus membuta . Puisiku terbangun kembali Akibat ulah yang tak manusiawi Ahh hatiku geram Seperti luka tergaram Perih.. Sakit.. Kecewa.. Mereka saudara kita Bukahkah saudaramu juga? . Aku sudah muak dengan prasangka Apalagi agama dijadikan terdakwa Jangan pura-pura buta Tidak ada agama yang merawat duka Jangan menjadi manusia, Jika tak sanggup memanusiakan Jangan mengaku beragama, Jika menafsirkan nilaipun tak bisa . Ayolah sadar.. Jangan karena miskin, harga diri kau jual Jangan karena kuasa, kau bebas beronar Jangan karena kaya, seenaknya kau sayembara  nyawa Ayolah, banyak yang mesti kita bangun Masih banyak yang mesti kita lakukan Untuk perbaikan, untuk kes...

Tentang Kebhinekaan

Image
TERINJAK SANDAL . Akhir-akhir ini hatiku agak janggal Maaf nalarku sedikit bengal Mendengar syair dan tarian radikal Ahh sial beda sandal . Kuharap negeri ini baik-baik saja Tidak sedang pobhia kritik Apalagi alergi polemik Ahh sial terinjak sandal . Masalah adalah bahan baku Pendewasaan.. Dinamika adalah roda gerak Perbaikan.. Bukan cupu ketakutan . Ohh aku tahu Apa mungkin ini tentang Kebhinekaan Terbaru ini diacuhkan Terbaru ini diabaikan Bahaya dan membayahakan Ini perspektif.. Bahaya bagi yang lemah Membahayakan bagi yang lengah . Yang berbeda diposisikan lawan Yang oposisi diasingkan Opini dikembangbiakkan untuk pemusnahan Seolah bagian dari kita mesti ditiadakan Ahh sial salah sandal . Selemah itukah kita? Melindungi dasar dengan merusak butir Pancasila.. Ahh sudahlah Aku tak mau injak sandal Nanti dibilang radikal . # SujudSyukur # KabarDariPTUN . Ahmad Ruslan Ruang Renungan, 09 Mei 2018

Untuk Hafish Adli Irsyad

Image
ABANG ... ... "..MasyaAllah, suatu kehormatan bisa berjabat tangan Dengan orang nomor satu di FKIP Pemilik Prodi Sejarah Ketum cabang Jaktim Sekaligus  Presma, gak jadi .." Sapanya berlebihan dan selalu ngeselin Tiap bertemu.. ... Ahh pertemuan kita terlalu singkat bang Bahkan aku belum tahu banyak Metodemu menyapa dengan cara yang lain Mungkin iya itu khas yang kau pamerkan .. Beliau.. Orangnya itu ramah Semua bisa berteman dengannya dalam singkat Dia juga dikenal senior di 12 Prodi Layaknya Dekan 3, dia selalu ada ditiap  kegiatan HIMA Dia juga digadang-gadang pengurus BEM U Sepanjang masa, (cek aja Bio-Fbnya) Pakaiannya selalu jaket Ikatan Seperti punyaku ... Merespon sapanya.. ".. Cepet lulus bang, katanya mau nikah tahun ini, Uang udah banyak, apa-apa ada " candaku. " Ahh suka begitu, InsyaAllah diusahakan, Calonnya pun sudah ada .." Jawabnya sedikit angkat alis. ... Ramah dan kerama...