ABANG ... ... "..MasyaAllah, suatu kehormatan bisa berjabat tangan Dengan orang nomor satu di FKIP Pemilik Prodi Sejarah Ketum cabang Jaktim Sekaligus Presma, gak jadi .." Sapanya berlebihan dan selalu ngeselin Tiap bertemu.. ... Ahh pertemuan kita terlalu singkat bang Bahkan aku belum tahu banyak Metodemu menyapa dengan cara yang lain Mungkin iya itu khas yang kau pamerkan .. Beliau.. Orangnya itu ramah Semua bisa berteman dengannya dalam singkat Dia juga dikenal senior di 12 Prodi Layaknya Dekan 3, dia selalu ada ditiap kegiatan HIMA Dia juga digadang-gadang pengurus BEM U Sepanjang masa, (cek aja Bio-Fbnya) Pakaiannya selalu jaket Ikatan Seperti punyaku ... Merespon sapanya.. ".. Cepet lulus bang, katanya mau nikah tahun ini, Uang udah banyak, apa-apa ada " candaku. " Ahh suka begitu, InsyaAllah diusahakan, Calonnya pun sudah ada .." Jawabnya sedikit angkat alis. ... Ramah dan kerama...
TAK USAH . Tak usah repot kau percantik diri Dengan bedak dan gincumu Yang mahal itu Cukuplah percantik akhlakmu . Tak usah repot kau tuntut kesetaraan Dengan gengsi dan tingginya karir Islam sudah angkat derajatmu Setinggi-tingginya, dengan kehormatan Dengan lembut, penuh perlindungan . Tak usah repot kau lucuti laki-laki Dengan ambisi, dendam luka sejarah Jika mau, dunia mampu kau genggam Dengan buku yang kau baca Langit mampu kau cakar, dengan keanggunan Kepribadian karimah Sudahi berlebih, kau sudah dilebihkan . Sekali lagi, tak usah kau repot-repot Bergaya heroik, itu biar laki-laki saja Jangan paksakan itu Lihat saja Khodijah, Maryam, dan Asiyah Atau Fatimah dan Aisyah Mereka hebat dengan jalan takdirnya Lihat saja Dewi Sartika dan Cut Nyak Dien Nyai Dahlan dan Kartini, atau wanita kuat lainnya Mereka diakui tanpa diproklamirkan . Jadilah kuat dengan jadi kamu Jadilah hebat dengan apa adanya Tebarkan sel...
Sumber Gambar: PPB ( Pura-Pura Bahagia) DEWASA Oleh: Ahmad Ruslan Selamat malam, Pagi. Aku tahu Tanpa akupun esok akan tetap ada hari Aku tahu Tanpa akupun bunga-bunga akan tetap mekar Aku tahu Tanpa akupun Musim semi akan tetap datang Aku tahu Tanpa akupun kehidupan akan terus berlangsung Ada yang bilang, Hidup itu hanya kilat Dari serangkaian panjangnya badai Ada yang bilang, Hidup itu hanya iklan Dari serangkaian panjangnya skenario kehidupan Ada yang bilang, Hidup di dunia hanya sementara Tak lebih dari itu Hanya tempat singgah Singkat, Sesaat. Ibu, Sekarang aku sadar Menjadi dewasa itu tak mudah Ayah, Benar apa katamu Menjadi dewasa itu susah aku harus hidup tanpa menjadi aku Lagi, Banyak senyum yang harus kubatasi Banyak tangis yang harus ku sembunyikan Demi menjaga wibawa ku Seorang dewasa Tapi Ibu, Aku tak sekuat ayah Tapi Ayah, Aku masih saja anak kecilmu yang dulu Yang ...
AKUPUN PUNYA SAJAK Semua bersajak Karena sajak adalah kejujuran Karena sajak itu sikap yang terucap Karena sajak itu isi hati yang terungkap Bukan hanya ibu.. Akupun punya sajak Sajakku perkasa Tak dapat kau gugat karna SARA Sajakku indah Merangkul budaya dan kearifan Sajakku mulia Cium tangan pada agama Mengucap salam pada insan Santun terhadap perbedaan Aku dan kamu manusia Kita manusia Tidak alami ada mandiri Aku manusia yang ada karna Dia Jangan berlari kucilkan maksud Jangan sembunyi lalu mengumpat Syair itu doa Bukan untaian nista Syair itu menyatukan Bukan memisahkan Syair itu damai Jangan perpecahan kau semai Syair itu cinta yang terperinci Bukan tumpukkan benci Jika tak paham atau tak mau paham Lebih baik diam Ahmad Ruslan Ruang Renungan, 04 April 2018
Sumber Gambar: Peserta Diskuswati PC IMM Jakarta Timur 2019 PEREMPUAN Oleh: Ahmad Ruslan Mereka merangkak pelan Merayap halus Diam-diam, Lembut, indah menjelma mengerikan Bagi mereka si pemilik Kebodohan Tak hanya paras, semangat gigih Perbaikan Tak hanya wangi semerbak Pengetahuan Pandangan luhur, tinggi menjulang Keadaban Lebih istimewa, tertunduk pandangan Keindahan Akhlak bersemayam Keanggunan Tinggi ilmu, wawasan luas, Juga berakhlak mulia Itulah kesempurnaan Perempuan Hei kamu laki-laki Bersiaplah.. Jangan mau kalah Jika tak bergerak Yakinlah, sebentar lagi Kau tidak ada apa-apanya Termasuk saya. #dariIMMawan #DiskuswatiIMMawatiJaktim @korbanpemerintah Dalam Akuarium, 03 Mei 2019
Sumber gambar: Persiapan Musyda DPD IMM DKI 2019 IBU KITA, IBU KOTA Oleh: Ahmad Ruslan Teringat Ibuku di rumah Kawan aku ingin bercerita Ibuku sudah cukup umur Gerak dan tenaganya sudah mengendur Semangat dan buah tangannya sudah tak subur Mungkin karena anaknya, Yang tak kunjung akur Saling beradu, juga berbentur Dalam perjalanannya.. Ibuku banyak sekali memberi Tak sedikit pula dijadikan tempat pengabul mimpi Oh iya aku lupa kenalkan Ibuku bernama Jakarta Ibuku sering berganti nama Dulu namanya Sunda Kelapa Pernah juga bernama Jayakarta Dan sekarang namanya Ibukota Jakarta Oh iya sahabat, Harus kau ingat Ibuku pun Ibu kita Sebentar lagi Kabarnya Ibu kita, Tak lagi jadi Ibukota Artinya nanti, namanya hanya Jakarta Namun, jika aku boleh cerita Sejujurnya aku sakit hati saudara Dulu, ibu kita dipuji dan dipuja Sebagai ikon kebanggaan bangsa Diangkat namanya setinggi-tingginya Di mata dunia. Namun sekarang apa? Setelah mereka merampas manisnya ...
TITIK BA. Oleh: Ahmad Ruslan Sumber Gambar: suppliermu.com Titik itu apa? Titik itu bukan tanda hitam Atau tanda kecil bulat Atau apapun yang kita sebut titik Itu bukan titik, itu hanya simbol Titik itu tidak memiliki luas Tidak memiliki warna Itu titik Lalu apa titik Ba? Titik Ba itu Utuh tak terbagi Sejatinya tidak ada Titik itu sesuatu yang tidak ada Titik itu rumit Titik itu ... Ada yang di dalam Ada yang dari luar Realitas, Titik itu ada dalam pikiran Titik itu Bismillah Titik Ba dari Basmallah Sesuatu tanpa Basmallah akan hilang Segala sesuatu libatkan lah Allah Agar kita ada Karena kita itu Nol Sedangkan Tuhan itu Tak Hingga Memaksakan tahu ilmu Allah Tak akan tercapai Berpikirlah tentang ciptaan-Nya Bukan dzat-Nya Tentang Karunia-Nya Bukan Wujud-Nya Berbicara ayat-ayat Nya Titik Ba itu apa? Kemudian, .. Manusia itu apa? Siapa yang tahu dirinya Akan tahu Tuhannya Karena diri Adal...
Setelah ini, Apa yang kamu butuhkan? Puja-puji, Ucapan selamat, Ucapan terimakasih, Ucapan maaf, Dikenang lama, Tak dilupakan Atau apa? Setelah ini, Apa yang kamu harapkan? Dimaklumi segala salah, Dianggap pahlawan, Dianggap pecundang, Diawetkan namanya Dalam sejarah, Dilupakan begitu saja, Atau apa? Aku dan kamu, Pernah gagal Kita juga pernah menangisi Kebodohan langkah Khilaf yang tak terkendali Fatal yang tak sekali Patah berkali-kali Tapi kita berhak menang, Kita juga berhak bahagia, Bangga pada diri sendiri Ucap syukur pada raga Yang masih bertahan Sampai titik ini Dengan kuat dan Kadang pura-pura kuat Tak apa, Semua pembelajaran, Iya, Semua pembelajaran Nyatanya, bisa bukan? #MusykomPKIMMFKIP2020 ______________@ korbanpemerintah Bilik Daun Jambu, 19 September 2020
MAHABBAH Oleh: Ahmad Ruslan Cinta., Tujuan yang utama adalah cinta kepada-Nya Merupakan puncak tertinggi dari semua Tidak ada maqam setelah cinta Kecuali dia adalah buah dari konsekuensi Seperti kerinduan, rasa suka, ridha.. Dan seterusnya Tidak ada pula maqam sebelum cinta Kecuali dia adalah mukadimahnya Seperti tobat, sabar, zuhud Dan seterusnya Cintak tak miliki batasan yang jelas Kecuali cinta itu sendiri Definisi-definisi jutru menguatkan Ketidakjelasannya, Definisi cinta adalah wujudnya Sebab, defini milik ilmu pengetahuan Sementara cinta adalah perasaan Yang menggebu-gebu Membelenggu, kadang tabu Bertuju, tak bertuju Keduanya sering dan selaju Sebenarnya, tak ada definisi yang tuntas Akan cinta, Ceritanya pun kadang tak jelas Terlebih maknanya, Tak ada yang utuh dari definisi cinta Tak seorangpun tahu, tak ada Orang-orang yang mense...
BELUM MANUSIA . Kemarin dari hari kemarin Kudengar teriakan bom Kudengar jeritan sekitar Kulihat asap hitam merasa bersalah Kulihat tangis tercampur amarah Mungkin, besok dan seterusnya Kejadian konyol ini kembali tiba Ayolah mari buka mata Jangan terus membuta . Puisiku terbangun kembali Akibat ulah yang tak manusiawi Ahh hatiku geram Seperti luka tergaram Perih.. Sakit.. Kecewa.. Mereka saudara kita Bukahkah saudaramu juga? . Aku sudah muak dengan prasangka Apalagi agama dijadikan terdakwa Jangan pura-pura buta Tidak ada agama yang merawat duka Jangan menjadi manusia, Jika tak sanggup memanusiakan Jangan mengaku beragama, Jika menafsirkan nilaipun tak bisa . Ayolah sadar.. Jangan karena miskin, harga diri kau jual Jangan karena kuasa, kau bebas beronar Jangan karena kaya, seenaknya kau sayembara nyawa Ayolah, banyak yang mesti kita bangun Masih banyak yang mesti kita lakukan Untuk perbaikan, untuk kes...
Comments
Post a Comment