Renungan Senja
(Sumber gambar: Samping Rumah Sitara, Taqi, dan Tibb.)
SERINGNYA AKU TIDAK
Oleh: Ahmad Ruslan
Harusnya diri ini cemas
Ketika adzan berkumandang
Hatiku merasa tak terpanggil
Urusan dunia yang selalu diambil
Harusnya diri ini malu
Ketika yang lain berbondong ke mesjid
Jiwaku bebal, sembahyang sendirian
Bahkan seringnya jarang
Harusnya diri ini tersipu
Ketika mereka berbusana syar'i
Egoku menguat tak peduli
Masih saja lekuk tubuhku kukenali
Harusnya diri ini menutup wajah
Ketika lisan ini ringan akan ghibah
Naluriku mengeras, menganggap tak masalah
Jelas sudah imanku lemah
Harusnya diri ini memohon ampun
Olehku, banyak sekali dosa terhimpun
Ibadahku, tak khusyuk sekalipun
Dosaku tak terhitung berapapun
Harusnya,
Diri ini,
Hati ini,
Jiwa ini,
Lisan ini,
Naluri ini,
Dalam keadaan baik,
Dan selalu baik.
Tapi, seringnya aku tidak.
@korbanpemerintah
Ruang Renungan, 26 Agustus 2019

Comments
Post a Comment