Keputusan dan Kerinduan


SEMOGA
Oleh: Ahmad Ruslan

Beberapa ribu jam yang lalu,
Kamu minta mengurangi
Intensitas komunikasi kita
Katanya, kamu takut ketergantungan
Olehku.
Baiklah, ku coba pahami
Apa dan bagaimana maumu
Tapi kumohon,
Jangan kau paksaku
Memasung rindu
Kau tahu,
Itu sama saja membunuhku
Karena perlahan hilangkan rasa
Tersiksa rasanya
Namun tak apa,
Segalanya Tuhan yang punya kuasa

Sesekali ku teringatmu
Ditengah malam,
Ku langgar perjanjian
Kau ku bangunkan
Bukan apa-apa, bagiku
Itu lebih romantis
Karena, bersama-sama menghadap Tuhan
Adalah kebahagiaan
Saling memanjatkan doa
Menepuk rindu masing-masing
Siapa tahu Tuhan restui
Juga ridhoi, langkah kita
Dalam menyatukan hati
Semoga.

Angin Subuh, 11 April 2019

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Hafish Adli Irsyad

Bingkisan Kecil untuk Kartini

Tak Mudah Menjadi Dewasa

PUISI UNTUK IBU INDONESIA

Ucapan Selamat dari IMMawan

Ibu Kita, Tak Lagi Ibukota

Apa itu Titik Ba?

Atau Apa?

Definisi Cinta

Seberapa Siap Kita Berbeda?