Posts

Kabar Iba Pertawa 22 Mei 2019

Image
(Sumber Gambar: images.app..) APA KABAR IBA PERTAWA? Oleh: Ahmad Ruslan Pertawa-tawa, Saya izin mengingatkan Pemimpin adalah melayani Memimpin adalah menderita Di negeri Iba Pertawa Menjadi pelayan itu mahal Bukan hanya uang yang jadi modal Harga diri pun harus dijual Bukan hanya harta yang dikeluarkan Kebohongan pun harus dipersenjatakan Aneh, menjadi pelayan saja musti ribut Aneh, menjadi derita saja musti bergelut Aku Iba, dalam Pertawa Di negeri Iba Pertawa Kebohongan sudah biasa Kecurangan boleh, tak apa Menuduh bukan lagi hal tabu Budaya menghakimi, ingin menang sendiri Bertindak seperti Tuhan Hal sepele bisa dipersoalkan Lebih-lebih yang besar, memalukan Aku iba, dalam Pertawa Di negeri Iba Pertawa Yang masih amatir dalam berbangsa Dalam sekejap, Orang-orang jadi ahli agama Orang-orang jadi ahli politik Orang-orang jadi ahli negara Celakanya, mereka percaya Aku iba, ketika.. Suara takbir malah dicibir Ayat-ayat Tuhan menjadi murahan Si...

Apa Aku Masih Puasa?

Image
(Sumber Gambar: Karpet Mushola Pasca UNJ) PUISIKU TAK PUASA Oleh: Ahmad Ruslan Aku puasa, Tapi dosa masih ku buat Aku puasa, Tapi masih sering maksiat Aku puasa, Tapi menyakiti orang tak pernah lewat Aku puasa, Tapi mulutku tak absen mengumpat Aku puasa, Tapi hatiku nggan bertaubat Aku puasa Apa aku masih puasa? Jika, Lisanku tak terjaga Apa aku masih puasa Jika, Sikapku banyak yang tak suka Apa aku masih puasa Jika, Ghibah sini, ghibah sana Apa aku masih puasa Jika, Sholatku masih suka sendirian Apa aku masih puasa Jika, Masih tak berjilbab, umbar aurat Apa aku masih puasa Jika, Hatiku kikir untuk berdzikir Apa aku masih puasa? Aku tak puasa Karena, lisanku jahat Aku tak puasa Karena, imanku kian berkarat Aku tak puasa Karena, amal baik tak pernah ku buat Aku tak puasa Jika menyakiti, Puisiku pun tak puasa @korbanpemerintah Ruang Renungan, 18 Mei 2019

Selamat Menunaikan Ibadah Puisi

Image
Sumber gambar: Ruang Kelas, Pasca UNJ PUASA DALAM PUISI Oleh: Ahmad Ruslan Tuhan, Di bulan suci yang penuh keagungan Kau beri gratis iman Diskon besar-besaran Tadinya, Yang jarang ke mesjid Menjadi sering ke mesjid Yang tadinya kitab suci Menjadi pajangan Menjadi akrab dalam genggaman Tuhan, CintaMu Maha Luas KasihMu, tak mungkin terbalas Aku yang ahli maksiat Masih saja Kau beri nikmat Aku yang penuh dosa Masih saja Kau beri segala Kesempatan, Rahmat, juga ampunan Tuhan, Maafkan cara menghambaku Yang selama ini tak utuh Maafkan amal imanku Yang selama ini tak penuh Tuhan, Dengan segala kerendahan Aku yang rendah Syukurku panjatkan Semoga Rahmat dalam setiap kesempatan Untukku, Selalu dihadirkan @korbanpemerintah Ruang Renungan, 10 Mei 2019

Ucapan Selamat dari IMMawan

Image
Sumber Gambar: Peserta Diskuswati PC IMM Jakarta Timur 2019 PEREMPUAN Oleh: Ahmad Ruslan Mereka merangkak pelan Merayap halus Diam-diam, Lembut, indah menjelma mengerikan Bagi mereka si pemilik Kebodohan Tak hanya paras, semangat gigih Perbaikan Tak hanya wangi semerbak Pengetahuan Pandangan luhur, tinggi menjulang Keadaban Lebih istimewa, tertunduk pandangan Keindahan Akhlak bersemayam Keanggunan Tinggi ilmu, wawasan luas, Juga berakhlak mulia Itulah kesempurnaan Perempuan Hei kamu laki-laki Bersiaplah.. Jangan mau kalah Jika tak bergerak Yakinlah, sebentar lagi  Kau tidak ada apa-apanya Termasuk saya. #dariIMMawan #DiskuswatiIMMawatiJaktim @korbanpemerintah Dalam Akuarium, 03 Mei 2019

Penjahat

Image
ALASAN BERBUAT JAHAT Oleh: Ahmad Ruslan Apa maksud jahatmu? Sikapmu, pikiranmu, hatimu Penderitaan macam apa Kesakitan macam apa Kekecewaan macam apa Hingga jahatmu ada Pernah tidak makan bertahun-tahun? Pernah orang yang kamu cinta dibunuh? Rumahmu dibakar? Adik perempuan mu diperkosa? Ayahmu di hina, ibumu diinjak? Kamu pernah miskin seumur hidup? Atau apa? Kalau tidak.. Lantas apa alasan kamu berbuat jahat? Kenapa perlakuanmu kejam? Perutmu rakus, korup Tanganmu jail, ambil  yang bukan hakmu Sikapmu menyakiti.. Pak Pejabat, Bu Dewan Wakil rakyat Siapapun kamu, yang jahat Kenapa hatimu dengki terus? Kenapa pikiranmu licik? Pada rakyat, pada orang banyak Kepada sesama Yang bukan golonganmu Tak punya kah kau sedikit cinta? Agar kita bisa berdamai dengan keadaan Agar kita bisa rukun dalam persatuan Sekali lagi.. Jadi, apa alasanmu berbuat jahat? Aku ingin tahu. @korbanpemerintah Ruang Renungan, 19 April 2019

Keputusan dan Kerinduan

Image
SEMOGA Oleh: Ahmad Ruslan Beberapa ribu jam yang lalu, Kamu minta mengurangi Intensitas komunikasi kita Katanya, kamu takut ketergantungan Olehku. Baiklah, ku coba pahami Apa dan bagaimana maumu Tapi kumohon, Jangan kau paksaku Memasung rindu Kau tahu, Itu sama saja membunuhku Karena perlahan hilangkan rasa Tersiksa rasanya Namun tak apa, Segalanya Tuhan yang punya kuasa Sesekali ku teringatmu Ditengah malam, Ku langgar perjanjian Kau ku bangunkan Bukan apa-apa, bagiku Itu lebih romantis Karena, bersama-sama menghadap Tuhan Adalah kebahagiaan Saling memanjatkan doa Menepuk rindu masing-masing Siapa tahu Tuhan restui Juga ridhoi, langkah kita Dalam menyatukan hati Semoga. Angin Subuh, 11 April 2019

Rumah Alam

Image
Sumber Gambar: Masih bersapa dengan Om Gramsci MEDITASI Oleh: Ahmad Ruslan Diatas batu berlumut itu, Kudengar nyanyian alam Mereka berbisik berisik Seperti ramai kota Tanpa listrik Namun ini jauh lebih menarik Apa tanpa hadirku Mereka akan tetap berlagu? Apa ini ritual penyambutan Bagiku si asing yang terasing Harum angin menyapa Dengan bahasa tersopan yang ada Seketika kulihat Daun menari Batang bersiul Burung dan belalang berdendang Ah berisik sekali Tapiku suka Pukulan bunyi mereka Memanjakan telinga Busana alami alam, Menyejukkan mata Aku ingin tetap disini Membunuh keramaian Yang penuh kepalsuan Aku ingin lama disini Mati disini, dengan iring nyanyian Walaupun itu, Nyanyian kematian @korbanpemerintah Keringat Subuh Alam, 24 Maret 2019

Menghitung Nikmat, Mengukur Taat

Image
Sumber Gambar: Kaki di Susukan Kulon DOA Oleh: Ahmad Ruslan Menghitung nikmat Mengukur taat Kadang aku kePedean Dapat ini, dapat itu Sampai di sini, sampai di situ Akibat ibadahku Akibat doaku padaMu Ternyata bukan Itu hanya setetes RahmanMu Nyatanya, Hari-hari yang penuh maksiat Masih saja Kau beri aku nikmat Masih saja Kau beri aku rejeki Sialnya, Selalu ku tak tahu diri Tak sadarkan diri, seperti mati . Saat panggilanMu datang Berkumandang, Imanku menghilang Saat sentuhan lembutMu bertandang Bangunkan, ditengah malam Aku menolak kemesraan Seketika Taqwaku di angan Tuhan, Paksa aku, kutuklah aku Dengan kekuasaanMu Menjadi manusia yang terselamatkan Dan berkenan Kau selamatkan Menjadi insan yang Kau sayang Yang pandai bersyukur Terhindar jauh dari kuffur Tuhan, Takdirkan aku bertaubat Sebelum habis waktuku Tamat. @korbanpemerintah Legokkotok, Karawang, 09 Maret 2019

Senyuman Alam

Image
Hujan Padi Oleh: Ahmad Ruslan Doaku pagi ini Padamu Tuhan Ku berharap besok tak turunkan hujan Air, Sesekali turunkan hujan padi Akan ku cium wewangiannya Ku puja kehadirannya Karena kuyakin Seluruh manusia bisa makan Semoga bisa membantai lapar Setelahnya, Namun doaku tak mungkin manjur Ibadah dan akhlak ku ancur Biar ku minta para habib dan kyai Memintakannya pada pengabul doa Jika terkabul, Pasti kucium bulak-balik tangannya Kupeluk, Jika mereka berkenan Karena pintaku cuma itu Ingin saudara-saudaraku bisa makan Pagi, siang, dan malam Tidak habis waktunya Untuk bertanya, nanti bisa makan tidak? Biarkan mereka khusyuk beribadah Berteman dan berbagi senyuman Sebagai hamba, sebagai manusia Yang selama ini, Mengisi hari-hari dengan deretan dosa Begitu pun dengan diriku Si Pecundang malang Karenanya, Ku ingin melukis hari dengan cinta Agar pelangi tak bekerja sendirian Agar kegundahan hilang tanpa alasan Biarkan daun-daun menari di angin Denga...

Penjara Kata

Image
PESANTRENKU Oleh: Ahmad Ruslan Di negeriku, Tak ada tempat yang tepat Untuk Si bebal sepertiku Di negeriku juga, Tak ada ruang omong sembarang Harus tertata rapi, Bak barisan korek api Mau tak mau aku harus terima Karena ini bagian dari cinta Entah terhadap negeri, Atau semata cintaku pada ego . . Inilah langgarku Tempatku berbagi dalil Inilah panggungku Tempatku bernyanyi Inilah ruang renunganku Tempatku berpuisi Inilah ruang rindu Tempat maksimalku menggerutu Tempatku mencaci waktu Tempatku mencemooh diri . . Bukan hanya aku Disinilah tempat para sahabat Mengaji, berdoa, dan belajar mati Seperti mereka, Yang terlihat bertaqwa setelahnya Jelas terang, Tak jarang yang meminta Kembali ke tempat ini Kau tahu, Inilah pesantrenku Air hujan Garut, 10 Februari 2019

Air Tuhan

Image
Sumber: Lilin buatan sore tadi AIR TUHAN Oleh: Ahmad Ruslan Banyak orang bilang Namun, aku tak percaya Jika ini tangisan Dia Ku percaya ini air Tuhan Turun, terjun tak tertahan Menghantam bengis Genting gubukku Yang tak bertanah liat Tak bertahan kuat . Seketika tak bermakna Fungsi telinga Mati sudah hadir mata Sementara, Aku tuli dan buta Ku termenung Kagumku tersandung Oleh air Tuhan Yang kali ini tak kurindukan Tanah Basah Garut, 08 Februari 2019

Ketika Sains Sudah tidak Penting Lagi

Image
SAINS Oleh: Ahmad Ruslan Aku kelaparan, juga kehausan Tak ada yang bisa dimakan, juga diminum Tak ada lagi Terpaksa ku minum racun Agar dahagaku terobati Walaupun setelahnya mungkin mati Iya ku pilih itu, Karena aku kelaparan dan kehausan Ilmu.. Itu ku pilih, daripada mati tanpa ilmu Kedepan, Sepuluh atau seratus milyar tahun ke depan Kemajuan zaman menjadi keniscayaan Hidup dipenuhi kemudahan Atau sebaliknya, hilangnya tugas-tugas kemanusiaan Kita harus bergegas juga bergerak, Secepatnya.. Kadang aku berpikir Apa untungnya hidup cerdas? Apa baiknya kita serba tahu? Apa pentingnya ke bulan, pindah ke Mars? Apa iya dunia tak sanggup menopang Manusia, atau bumi sudah rusak dan tak layak Apa ini hanya perkara gengsi Negara balapan, para raksasa Juga negara kurcaci, berkembang Gaya - gayaan ke bulan Ke ujung angkasa, untuk ke "Akuan" Kehebatan kelompoknya, negaranya Dan seterusnya Tentang kemajuan Bag...

Robot Pengarang Buku

Image
KETIDAK-RELEVANAN Oleh: Ahmad Ruslan ...... Setelah ke Mars dalam dua Jam Kemudian ke Bulan dalam tujuh menit Ku ingin pula banyak ciptakan robot Yang sanggup mengarang buku Apapun genrenya Buku dongeng, buku eksak, buku keagamaan  Atau juga buku pemikiran Akan ku obati luka bangsa Dengan ide-ide sejuk robotku Jika aku jengkel Tak iba juga kan ku racun Para bangsat peradaban Dengan tetesan ide-ide busuk Yang menggilakan Biar saja mereka mampus berjamaah ..... Di zaman digital, yang serba metal Nilai ibadah kita sering brutal Aku sering menyebutnya riya' kekinian Kebaikan rasanya tidak maksimal Jika tak didokumentasikan Ceritaku hari ini tak jadi cerita Jika tak diabadikan Begitu pun dengan cerita kemarin, Dan bulan-bulan sebelumnya Tak afdol rasanya.. Jika omong kosong yang tak bermakna itu Tak aku bungkus di stori-gramku Jika gambar-gambar yang sedikit estetis itu Tak aku simpan di jendela-jendela sosmedku Agar netizen yang budi-men tahu Aku ...

Hujan di Bulan Januari

Image
Sumber Gambar: Hujan dan Kopi BIAR SAJA Oleh: Ahmad Ruslan Kurasa.. Langit hari ini lebih arogan Berbeda dari biasanya Ia bocorkan karunia Dari gelap sampai menuju gelap Ia berhasil menunda terang Mentari dipaksa menganggur Tertidur, wibawanya dipukul mundur Aku tak mau kalah Ku balas duka mentari Ku tebus dinginnya alam Tanpa puisi, biar saja ia tenggelam Tanpa rayuan syair, Arogansi nya ku hajar Tanpa maaf, Jendelaku sengaja ku lap kering Biar simbol rindunya garing Hambar dan tersasar Biar saja, biar tahu rasa Jika tak terima, Coba saja tanya tetesan basah itu Ku yakin tak ada bela darinya Tak percaya? Coba saja Kurasa.. Ruang Renungan , 22 Januari 2019 @korbanpemrintah

Definisi Cinta

Image
MAHABBAH Oleh: Ahmad Ruslan Cinta., Tujuan yang utama adalah cinta kepada-Nya Merupakan puncak tertinggi dari semua Tidak ada maqam setelah cinta Kecuali dia adalah buah dari konsekuensi Seperti kerinduan, rasa suka, ridha.. Dan seterusnya Tidak ada pula maqam sebelum cinta Kecuali dia adalah mukadimahnya Seperti tobat, sabar, zuhud Dan seterusnya Cintak tak miliki batasan yang jelas Kecuali cinta itu sendiri Definisi-definisi jutru menguatkan Ketidakjelasannya, Definisi cinta adalah wujudnya Sebab, defini milik ilmu pengetahuan Sementara cinta adalah perasaan Yang menggebu-gebu Membelenggu, kadang tabu Bertuju, tak bertuju Keduanya sering dan selaju Sebenarnya, tak ada definisi yang tuntas Akan cinta, Ceritanya pun kadang tak jelas Terlebih maknanya, Tak ada yang utuh dari definisi cinta Tak seorangpun tahu, tak ada Orang-orang yang mense...

Wara' untuk tidak Sableng

Image
WARA' Oleh: Ahmad Ruslan Adalah menghindari hal-hal syubhat Karena takut terjerumus ke dalam hal-hal yang haram Adalah meninggalkan apa-apa yang boleh Untuk menghindarkan diri dari apa-apa yang tidak boleh Adalah menahan diri dari berbuat Sesuatu yang dampaknya makruh Ada wara' orang awam Adalah meninggalkan sesuatu yang syubhat Hingga dia tak terjerumus dalam lumpur dosa Ada wara' orang khawwash Adalah meninggalkan apa-apa yang menggerogoti Hati, dan membuatnya selalu dalam kekhawatiran Dan kekacauan Tinggalkanlah  apa-apa yang meragukanmu Menuju apa-apa yang tidak meragukanmu Menolak segala ketergantungan kepada selain Allah Menutup pintu harapan kepada sesuatu selain Dia Keutamaan.. Adalah sikap yang menghimpun semua sifat yang sempurna Ketika anak Ali dan Hasan Bashri Berdialog.. Apakah tiang agama itu? Ialah sifat wara' Apakah penyakit agama itu? Ialah sifat tamak Hasanpun terkagum atas jawaban itu Seberat satu biji dari wara...

Ruang Renungan

Image
RANGKUL AKU TUHAN Oleh: Ahmad Ruslan Akhir-akhir ini terasa gundah Bimbang tak karuan Bermunculan Sering gelisah, konsen susah Apa ini pertanda sudah Kisah ku melemah Akhir-akhir ini ku kehilangan Kenikmatan.. Ketika menyembah Mu Tuhan Cintaku tak karuan Rasaku dalam memghamba kepayahan  Tuhan.. Apa ini pertanda ku makin jauh? Dari Mu, yang tak bosan menjamu Apa ikhlas ku tak menangkap itu? Oh Tuhan tolong aku Rangkul aku kembali.. Aku ingin pulang @korbanpemerintah Sejadah Usang, 09 Januari 2019

Kisi-Kisi Kebahagiaan

Image
Sumber gambar: Karawang, Jawa Barat OBAT DERITA Oleh: Ahmad Ruslan Salah satu jalan keluarnya "Melalui seni," ujarnya Karena seni adalah katarsis Semua problem hilang Dengan lukisan, dengan musik, Atau dengan puisi yang berbisik Kita akan lupa dari derita Itulah jalan estetis Yang bebas, tanpa kepentingan Lahirlah kejernihan berpikir Itulah kebebasan Namun, lagi-lagi itu sementara Kelegaan, jalan keluar yang tak lama Bagaimana dengan etika? Jalan kebajikan, peduli sesama Simpati terhadap orang lain Itulah cinta-kasih Hadirnya tanpa pamrih Menyenangkan, melegakan Orang lain.. Dengan itu, bukan hanya mereka Kita pun akan bahagia Berbuat baiklah terhadap sesama Apakah etik menjadi penyembuh total? Tidak juga, masih batal Karena masih terikat dengan kehidupan Hidup adalah penderitaan Selanjutnya dapat melalui asketis Singkirkan kehendak Kurangi keinginan Lampaui egomu, hadirkan asketis Dengan harap hidup...

Hidup dan Penderitaan

Image
PESIMIS Oleh: Ahmad Ruslan Selesai itu tidak ada Selalu ingin lebih Itulah kehendak Sukar merasa cukup Ingin lagi, dan lagi Hakikat hidup itu kehendak Kehendak itu penderitaan Penderitaan itu kejahatan Keinginan tidak ada akhirnya Keinginan itu menyakitkan Keinginan itu jahat Karakternya.., Semakin banyak keinginan Semakin banyak rasa sakit Hakikat hidup itu menderita Dari situ.. Lahirlah pesimisme yang universal Lantas apa itu bahagia? Bahagia itu redanya keinginan Sementara Dari rasa sakit tertentu Jika terus menerus,  Jangan mengira kebahagiaan akan terus ada Akhirnya membawa pada kebosanan Jadi, kehidupan manusia itu Hanyalah pengulangan Penderitaan dan kebosanan Itulah konsekuensi hidup di Dunia Sumpek, Tidak enak.. . . Bersambung... Catatan pikiran Arthur Schopehauer

Pesan Khotbah 04/01/2019

Image
sumber gambar: wahidnews.com  SIAPA ITU ORANG MUSLIH Oleh: Ahmad Ruslan Wal Awwali,.. Memaknainya, Bukan berarti Dia yang pertama Tapi Dia ada sebelum yang pertama Wal Akhiri Memaknainya, Bukan berarti Dia yang terakhir Tapi Dia ada setelah yang akhir tiada Karena Dia lepas dari konsep Ruang dan Waktu Dia Kholik Berbeda dengan makhluk .. Bicara kiamat Tidak substansial jika kita bahas Kapan kiamat, seberapa dekat Dan lain-lain Tapi bagaimana kita ciptakan Peradaban sebelum kiamat Bicara surga Bukanlah tujuan utama kita kesana Sampai kita lupa.. Selama hidup, bagaimana kita ciptakan surga bagi umat manusia Begitupun dengan neraka Selama hidup.. Bukan tujuan inti menjauhi neraka Tapi bagaimana kita upayakan Hidup di dunia menghilangkan kesengsaraan Menciptakan perdamaian Bagi umat manusia .. Itulah "Muslih" Karena Islam saja tak cukup Harus dengan iman Karena iman juga tak cukup Harus dengan Sholeh Karena Sholeh saja tak cukup Kit...