Posts

RESENSI FILM

Image
“Nil Battey Sannata” (Yang Lebih Membutuhkan Pertolongan) Oleh : Ahmad Ruslan [1] Menemukan dan menonton film yang satu ini, merupakan suatu keberuntungan tersendiri bagi saya. Karena diluardugaan ternyata film ini mampu menghipnotis, sekaligus mampu mengoyak emosi saya dalam setiap alur ceritanya. Jengkel, tawa, bosan, bahkan suasana sedih yang memaksa air mata melompat dari kantongnya, kerap kali ditawarkan ketika menonton film asal India ini. Film ini tergolong baru, karena baru terbitan tahun 2016, kemasannya menarik dibalut konsep yang cukup sederhana namun sangat kena pesan-pesan yang hendak disampaikan oleh team film Nil Battey Sannata. Nilai keluarga, pendidikan, budaya, kemiskinan, semua di aduk-aduk dalam satu bungkus film keren ini. Bahkan film ini menawarkan dilema yang dasyat ketika harapan di bneturkan dengan realitas yang ada. Terdapat beberapa penggalan alur yang ditawarkan dalam film yang diperankan oleh Swara Bhaskar dan kawan-kawan ini, dari penjabaran...

Untuk Siapa

Darah di Bulan November

Image
PENA TRAGEDI Oleh: Ahmad Ruslan Tak ada maksud mengulik luka Pena hanya teringat tentang romansa Tak ada maksud ulas tragedi duka Pena hanya tak suka kita perlahan lupa Tak ada maksud mengusut lara Pena hanya kecewa saat hal yang sama tiba Hanya karna kekuasaan, nyawa manusia diobral murah  Jadi wajar jika nurani ini berontak marah Hanya karna keserakahan, moral keadilan jadi alasan melemah Tapi Pena tak mau diam Tapi Pena tak boleh bungkam Semua akan abadi terekam Meski di dada kami lebam hitam Ini bukan soal ketidakpercayaan Ini bukan soal keegoisan Ini soal harkat dan martabat bangsa Ini soal moral kita di mata dunia Tirani harus dikebiri Kedzoliman harus diperangi Meskipun kami harus mati Untuk penguasa hari ini.. Jangan ulangi kesalahan yang sama Berhenti buat rakyat menderita Sudahi alih-alih kemajuan dengan sesajen duka Bangsa kita tetap bermartabat tanpa harus sekarat Bangsa kita harus hebat...

Kegundahan Sebelum Belokan

Image
“Lewat Jalan Kanan Aja Pak “ “Aku membela Islam. Kita seharusnya tidak menyamaratakan Islam karena beberapa orang yang nakal. Orang semacam itu juga ada di kalangan umat Hindu, Yahudi, Kristen, Budha, dan semua agama. Islam adalah salah satu agama yang sangat penting selama berabad-abad, di masa lalu, sekarang, dan masa depan, itu adalah harapan semua orang. Sebagian muslim di negeri ini (India) mengatakan kepada saya bahwa Islam harus memperluas cinta dan kasih sayang kepada semua makhluk. Dan itu memang inti ajaran Islam. Jika seseorang menciptakan pertumpahan darah, mereka bukan muslim. Makna jihad adalah perjuangan dalam diri kita terhadap semua emosi negatif seperti kemarahan, kebencian, dan nafsu lain yang menimbulkan masalah di masyarakat”. [1] Kata Dalai Lama (seorang tokoh pemimpin negara sekaligus tokoh spiritual Tibet) dalam pidatonya usai menerima gelar kehormatan Doktor Bidang Sastra dari Universitas Jamia Islamia di New Delhi, India. Begitulah pandangan Dalai ...

Filsafat Hidup

Coba Kita Renungkan Oleh Ahmad Ruslan [1] Pernahkah kau bertanya.. Tuhan..pernah kah hujan meminta ditemani petir Pernahkah awan merasa kesepian ditinggal hujan Apa justru merasa senang Bukankah hujan milik awan.. Tapi kenapa dia abadi bersama tanah Yang menjadi saksi, dedaunan yang sempat basah kemarin Pernahkah kau bertanya.. Lalu apa peran kilat Apa tidak terlalu antagonis, begitu pun petir Pernahkah kau bertanya.. Seberapa bingung perjalanan angin Meratakan kedamaian Seberapa lelah maraton air sungai, Dan hanya berbuah akulturasi di muara Atau justru asimilasi Lalu kicauan burung-burung itu.. Untuk menghibur siapa, apa sebuah pertanda Benarkah untuk kita..tapi kita yang mana Mereka juga kah.. Lantas..apa maksud tipu daya malam Pernahkah kau bertanya.. Apa maksud bulan temani malam Apa malam tidak cukup mandiri Apa malam terlau cengeng hadapi gelap Bukahkah gelap itu pun miliknya Angin yang sibuk, nampaknya tidak sempa...